Friday, July 17, 2009

Dalam Pekatnya (NEW ETA) - Part 1

Sepertinya aku menyadari, saat kau pergi tinggalkan aku, artimu kini kuresapi, ketika sunyi mendekap hati. Dingin pelukan malam ini, dalam pekatnya aku menangis, sejenak langkah kuterhenti, dimana kini aku berdiri. PERSETAN PG INI, AKU TA INGIN BANGUN LG, BIAR LEPAS AKU KMBALI BMIMPI. Saat kini kumengerti, langkahku ingin aku menepi, semua harus kuakhiri, penantianku sampai disini. PERSETAN PG INI, AKU TA INGIN BANGUN LG, BIAR LEPAS AKU KMBALI BMIMPI. PERSETAN HR INI, AKU LELAH U/BLARI, CB U/HINDARI HT DSNI

Saturday, July 11, 2009

YANG TERPILIH

Meskipun hasil Pilpres kemarin belum secara resmi diumumkan siapa pemenangnya karena KPU belum 100% menyelesaikan perhitungan manualnya, tetapi dari hasil quick count yang tentu saja lebih quick, kita semua sudah bisa melihat hasil sementara dimana SBY Ber-Budi menduduki peringkat pertama dengan pemilih terbanyak. Lebih dari 60% pemilih telah menentukan pilihannya kepada Pak SBY dan pasangannya. Dari hasil ini tentu saja bisa kita lihat bahwa Pak SBY akan siap me-LANJUTKAN kepemimpinannya 5 tahun ke depan. Tentu saja sudah bisa diperkirakan bahwa langit Indonesia 5 tahun ke depan akan dominan berwarna biru dengan sedikit warna merah dan kuning. Sekarang Indonesia juga tinggal menunggu terpenuhinya janji dari beliau yang terpilih. Semoga beliau bisa menjadi pemimpin yang amanah, dapat dipercaya, dan tetap bersahaja. Kemudian dari hasil quick count itu kita juga bisa mengetahui bahwa Bu Mega akan kembali ke partainya, sesuai dengan apa yang diungkapkannya pada acara Debat Capres Babak Terakhir yang lalu. Apakah PRO RAKYAT akan berubah menjadi pro partai? Lain lagi halnya dengan Pak JK. Hasil Pilpres kemarin sungguh di luar dugaan, karena ternyata yang memilih beliau jauh di bawah perkiraan yang selama ini diharapkan. Tidak ada seperlima pemilih yang menetapkan pilihannya pada Pak JK dan pasangannya. Dengan demikian apakah pak JK akan LEBIH CEPAT (LEBIH BAIK?) pulang kampungnya? By the way, di atas semua itu, we have to appreciate him... Mari kita berikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pak JK atas kontribusi yang telah diberikannya selama ini kepada Indonesia Raya tercinta. Walaupun bagaimana, beliau masih wapres kita sekarang, yang telah mengbdikan diri sepenuhnya untuk bangsa dan negara selama 5 tahun terakhir. Kita tidak boleh melupakan jasa beliau kan?

TENTANG DUA CINTAKU

Yang pertama, nama lengkapnya HANAN DZAKY MIFTAHUR RAFI. Aku biasa memanggilnya Mas Hanan. Bulan ini dia genap 4 tahun. Anak pertamaku, jagoan. Usia 9 bln sudah bisa berjalan dan bicara. Bahkan kalau sudah bicara, cerewetnya bukan main. Tahun ini TK kecil. Pinter, ganteng, walaupun masih putih, tapi sekarang kulitnya tidak seputih dulu ketika belum mengenal "dolan", berlarian kesana kemari dan bermain di bawah terik matahari. Kalau sudah pengin dolan, susah banget buat dilarang. Belakangan ini malah sudah beberapa kali dia berusaha "bohong" sama mamanya. Bilang sama mamanya, mau ke dapur cuci tangan, eh, nggak taunya pergi dolan lewat pintu belakang. Bilang sama mamanya mau nutup pintu samping, eh, tau-tau sudah berlari-larian di halaman rumah temennya. Bilang sama mamanya pengin tidur siang, eh, nggak taunya sudah keluar lewat jendela. Banyak akalnya... Duuh, anak seusia dia memang lagi bandel-bandelnya. Trus ada satu hal yang aku kurang suka darinya. Manjanya minta ampun. Apalagi kalau sudah minta sesuatu, pasti harus dituruti. Yang terbaru, dia minta dibelikan PS! Gubrak!!! Anak sekecil itu minta PS? Dia bahkan berusaha keras meyakinkanku bahwa dia sudah bisa main PS dengan mengajakku ke rumah temennya yang sudah berusia 7 tahun yang punya PS di rumahnya. Dan di luar dugaanku, dia membuktikan padaku kalau dia memang bisa... Kemudian dengan keras pula dia berjanji tidak akan malas belajar setelah nanti punya PS. Untung saja mamanya juga tak kalah akal untuk sebisa mungkin menunda keinginannya itu sampai nanti tiba waktu yang tepat. Mau tahu caranya? Rahasia dong... Yang kedua. Nama lengkapnya NAFISA ASY-SYAKIRA KHAIRUNNISA. Aku biasa memanggilnya Genduk Fisa. Anak keduaku, adiknya Mas Hanan. Sekarang dia 1,5 tahun. Cerdas, cantik, dan kemayu seperti mamanya. Bisa berjalan tepat di usia 12 bulan dan baru bisa bicara di usia 15 bulan. Meskipun baru saja bisa bicara, kata-katanya sudah sangat jelas dan mudah dimengerti pendengarnya. Kosa katanya juga sudah sedemikian luar biasa banyaknya. Cerewetnya-pun mampu menyaingi kecerewetan si kakak. Bahkan sekarang ini dia punya hobby baru, menyanyikan lagunya Mbah Surip, meskipun cuma 1 bait. " Ta gendong kemana-mana.. Enak to.. Mantep to.." Meskipun masih sekecil itu, dia juga sudah memiliki tanda-tanda anak yang rajin dan tidak malas bekerja. Kalau mamanya sedang mengerjakan sesuatu, dia maunya pengin membantu. Dia paling enggak bisa melihat lantai kotor, karena setiap kali melihat lantai kotor, pasti selalu diambilnya sapu. Kalau mamanya minta tolong si kakak untuk mengerjakan sesuatu, justru dia yang lebih dulu "beraksi". Merekalah... Dua Cintaku...