Saturday, July 11, 2009

TENTANG DUA CINTAKU

Yang pertama, nama lengkapnya HANAN DZAKY MIFTAHUR RAFI. Aku biasa memanggilnya Mas Hanan. Bulan ini dia genap 4 tahun. Anak pertamaku, jagoan. Usia 9 bln sudah bisa berjalan dan bicara. Bahkan kalau sudah bicara, cerewetnya bukan main. Tahun ini TK kecil. Pinter, ganteng, walaupun masih putih, tapi sekarang kulitnya tidak seputih dulu ketika belum mengenal "dolan", berlarian kesana kemari dan bermain di bawah terik matahari. Kalau sudah pengin dolan, susah banget buat dilarang. Belakangan ini malah sudah beberapa kali dia berusaha "bohong" sama mamanya. Bilang sama mamanya, mau ke dapur cuci tangan, eh, nggak taunya pergi dolan lewat pintu belakang. Bilang sama mamanya mau nutup pintu samping, eh, tau-tau sudah berlari-larian di halaman rumah temennya. Bilang sama mamanya pengin tidur siang, eh, nggak taunya sudah keluar lewat jendela. Banyak akalnya... Duuh, anak seusia dia memang lagi bandel-bandelnya. Trus ada satu hal yang aku kurang suka darinya. Manjanya minta ampun. Apalagi kalau sudah minta sesuatu, pasti harus dituruti. Yang terbaru, dia minta dibelikan PS! Gubrak!!! Anak sekecil itu minta PS? Dia bahkan berusaha keras meyakinkanku bahwa dia sudah bisa main PS dengan mengajakku ke rumah temennya yang sudah berusia 7 tahun yang punya PS di rumahnya. Dan di luar dugaanku, dia membuktikan padaku kalau dia memang bisa... Kemudian dengan keras pula dia berjanji tidak akan malas belajar setelah nanti punya PS. Untung saja mamanya juga tak kalah akal untuk sebisa mungkin menunda keinginannya itu sampai nanti tiba waktu yang tepat. Mau tahu caranya? Rahasia dong... Yang kedua. Nama lengkapnya NAFISA ASY-SYAKIRA KHAIRUNNISA. Aku biasa memanggilnya Genduk Fisa. Anak keduaku, adiknya Mas Hanan. Sekarang dia 1,5 tahun. Cerdas, cantik, dan kemayu seperti mamanya. Bisa berjalan tepat di usia 12 bulan dan baru bisa bicara di usia 15 bulan. Meskipun baru saja bisa bicara, kata-katanya sudah sangat jelas dan mudah dimengerti pendengarnya. Kosa katanya juga sudah sedemikian luar biasa banyaknya. Cerewetnya-pun mampu menyaingi kecerewetan si kakak. Bahkan sekarang ini dia punya hobby baru, menyanyikan lagunya Mbah Surip, meskipun cuma 1 bait. " Ta gendong kemana-mana.. Enak to.. Mantep to.." Meskipun masih sekecil itu, dia juga sudah memiliki tanda-tanda anak yang rajin dan tidak malas bekerja. Kalau mamanya sedang mengerjakan sesuatu, dia maunya pengin membantu. Dia paling enggak bisa melihat lantai kotor, karena setiap kali melihat lantai kotor, pasti selalu diambilnya sapu. Kalau mamanya minta tolong si kakak untuk mengerjakan sesuatu, justru dia yang lebih dulu "beraksi". Merekalah... Dua Cintaku...

No comments:

Post a Comment